Setelah melakukan persiapan-persiapan maka proses casting dapat langsung dilaksanakan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan casting :
Tempat casting
Sediakan tempat yang nyaman untuk casting. Karena casting mengundang banyak orang untuk datang, maka siapkan ruang tunggu yang memadai. Ruang tunggu sebaiknya terpisah secara baik dari ruang casting, supaya tim penilai dapat berkonsentrasi dengan baik dalam menilai calon kandidat. Di sisi lain calon kandidat pun tidak merasa terintimidasi melihat / mendengar apa yang terjadi di ruang casting.
Menyambut kandidat
Kandidat yang datang sebaiknya langsung mengisi daftar absen dan formulir talent yang telah disiapkan oleh user. Walaupun kandidat yang datang membawa data diri / curriculum vitae (cv), namun sebaiknya kandidat tetap mengisi formulir data pribadi yang disiapkan. Saat kandidat datang, berikan rundown / skrip yang harus dibaca nya di dalam ruang casting, dan biarkan ia mempelajarinya sendiri. Hindari pemberian rundown / skrip langsung di dalam ruangan casting, untuk mempersingkat waktu casting di dalam ruangan.
Tahap awal casting
Panggilah kandidat satu per satu sesuai waktu kedatangannya. Jelaskan secara lisan dan singkat tentang program / acara yang akan diikutinya, dan kriteria kandidat yang diinginkan user. Lakukan wawancara berdasarkan data diri dan pengalaman yang tertulis di formulir / cv yang dibawanya. Berikan kesempatan pada calon kandidat untuk bertanya tentang hal-hal yang belum jelas baginya di program tersebut. Bila kandidat sudah merasa jelas dengan peran yang akan dimainkannya, maka proses casting bisa dimulai.
Proses casting :
1. Perkenalan diri. Kandidat harus memperkenalkan diri secara singkat di depan camera. Yang diperkenalkan biasanya hanya nama, umur, dan pengalaman. Namun bisa ditambahkan data diri lain yang berhubungan dengan tujuan casting. Misalnya, casting untuk model catwalk biasanya menyebutkan juga tinggi dan berat badan.
2. pose. Setelah memperkenalkan diri, di beberapa tempat casting akan meminta kandidat untuk berpose dari depan, tampak kiri dan tampak kanan.
3. acting. Setelah perkenalan dan pose, tahap selanjutnya adalah meminta kandidat untuk memperagakan peran sesuai naskah.
Partner casting
Pada beberapa kondisi, user akan melihat bagaimana kemampuan calon kandidat berinteraksi. Buatlah skrip / naskah yang menggambarkan interaksi calon kandidat dengan pihak lain. Pada casting mencari host acara talkshow, maka calon kandidat harus bisa melakukan wawancara yang baik dengan narasumber. Disinilah dibutuhkan partner casting. Carilah talent yang bisa menjadi partner casting bagi calon kandidat, yang akan berperan sebagai narasumber. Ada baiknya user langsung berperan sebagai partner casting, karena user bisa mengatur karakter narasumber yang sesuai dengan keinginannya.
Penilaian
Masing-masing tim penilai akan memberikan hasil penilaiannya pada form penilaian yang tersedia. Buatlah catatan lengkap mulai dari kesan pada sosok dan penampilan calon kandidat, jenis suara, gaya bicara, mimik, dan kemampuan improvisasi. Pergunakan waktu casting semaksimal mungkin, sampai tim penilai benar-benar merasa puas. Ujilah calon kandidat dengan segala item yang akan dimainkannya di program tersebut : wawancara, menyanyi, menari, berekspresi senang kalau menang, sedih kalau gagal, dll. Bila seorang calon kandidat tidak terlalu bagus di beberapa item penting, tim penilai harus jeli melihat dan terus menggali potensi calon kandidat. Bila calon kandidat memang tidak sesuai dengan program tersebut, siapa tahu ia ternyata lebih cocok untuk program lainnya. (DLN)